Selasa, 29 November 2011 - 10:16:39 WIBSandal Raja dan InternetDiposting oleh : Administrator
Kategori: Teknologi Informasi
- Dibaca: 52 kali
Suatu hari, ketika sandal jepit merk swallow belum dibuat, dan sandal carvil belum buka casting untuk mencari siapa yang jadi bintang iklannya (sandalnya saja belum ada-red). Sang raja berkeliling mengitari lingkungan di luar istana dengan mengendarai kuda yang kuat, besar, dan hitam. Akhirnya sang raja turun dari kudanya ketika sampai depan kedai kopi milik warga yang jual kopi luwak yang dijamin aslinya, karena si luwak ikut juga nongkrong di bangku pojok kedai.
Namun tiba-tiba sang raja teriak dengan keras.
"Waduh...!!!, sakit sekali kakiku." teriak sang raja, sambil memegang telapak kakinya yang berlumur darah karena menginjak batu yang tajam tepat dibawah kuda yang dia kendarai.
Sambil marah-marah, sang raja memanggil pejabat istana dan para pengawalnya yang dari tadi mengawal sang raja.
"Hai penasehat kerajaan dan para pengawal, come here....!" teriak sang raja sambil cengar-cengir menahan sakit.
"Mulai detik ini, tutup seluruh jalan di negeri ini dengan kulit sapi. Potong semua sapi yang ada dinegeri ini, dan kulitnya untuk menutup seluruh jalan. Saya tidak mau lagi kalau kaki saya sakit terkena batu yang tajam jika berjalan".
Tidak ada yang berani menolak perintah sang raja, maka para pengawal mulai memotong dan menguliti sapi. Sudah tidak bisa terhitung lagi berapa banyak sapi yang sudah dipotong dan dikuliti, hingga suatu saat datang seorang yang pandai di negeri itu menghadap sang raja.
Setelah memberi hormat kepada sang raja, orang ini berkata,
"Sang raja, tidak ada gunanya seluruh sapi dinegeri ini dipotong dan kulitnya digunakan untuk menutup seluruh jalan. Tetapi yang perlu ditutup hanyalah sepasang telapak kaki sang raja, agar kaki sang raja tidak sakit bila menginjak batu lagi".
Mendengar penuturan dari orang ini sang raja tersadar, dan dihentikan pemotongan sapi yang diambil kultnya untuk menutupi jalan, dan raja memerintahkan pembangunan pabrik sandal jepit, yang raja sendiri bingung bagaimana cara mematenkan temuan sandal ini.
Saya teringat kisah ini ketika saya mencari gambar orang kurus untuk melengkapi artikel yang akan saya upload diblog saya. Dengan bantuan Kyai Google, saya ketik "kurus", dengan harapan muncullah gambar orang kurus. Ternyata..., diurutan teratas selain ada gambar orang kurus nongol juga gambar perempuan yang setengah telanjang dengan memperlihatkan auratnya.
Yang menjadi pertanyaan selanjutnya, saya lihat situs yang menampilkan gambar perempuan itu atau tetap meng-copy gambar orang kurus.....???
Itulah dunia internet sekarang, selain informasi yang positif dan bermanfaat, terdapat jutaan situs yang menampilkan sex dan pornografi yang membawa kemudhorotan. Tergantung kita memanfaatkan "dua sisi mata pisau" teknologi informasi ini, ambil yang positif kita dapat manfaatnya, atau ambil yang negatif kita dapat kemudhorotannya.
Bahwa dalam hidup ini kita tidak bisa menunggu jalan terjal; cobaan; halangan; rintangan, ditutupi semua, sehingga kita mengarungi hidup dengan mulus tanpa ada hambatan. Kita tidak bisa selalu teriak kepada pemerintah atau pihak yang bertanggungjawab untuk menutup situs-situs porno tersebut. Atau jangan pernah menunggu untuk berbuat baik dengan menggunakan internet bila semua itu bisa hilang atau ditutup.
Sebenarnya yang perlu ditutup adalah HATI kita, lindungi hati kita agar tidak terpengaruh oleh rusaknya perkembangan zaman ini.
Contoh riel didepan kita. Saya sangat setuju dan merespon dengan baik sikap pemerintah yang memblokir situs-situs porno yang bertebaran di dunia maya, karena berpengaruh sangat buruk bagi generasi muda kita. Tapi sampai kapan....?, hari ini yang terblokir 1 atau 100 situs porno, tapi besok akan muncul lagi situs yang serupa 1000 atau sejuta situs baru.
Yang terpenting adalah menutup HATI kita dan generasi muda kita, untuk tidak mengakses situs yang bisa merusak moral dan jelas-jelas bertentangan dengan agama.
Tutup HATI kita dengan memperbanyak menggali ilmu agama dan selalu mendekatkan diri pada-Nya. Gunakan internet dengan Sehat dan Bijaksana.
Jika anda sudah memiliki anak yang sudah sekolah, kemudian dia minta izin kepada kita,
"Ibu, adik mau ke warnet, ada tugas dari Bu Guru mencari artikel tentang kesehatan di internet".
Disaat itulah kita baru terasa siapa yang akan menutupi jiwa anak kita, bila tanpa dia sadari akan dibawa ke situs-situ porno tadi........
0 Komentar :
Isi Komentar :